Zona Sukses

Kamis, 23 September 2010

Syawalan dan Pamitan Jama’ah calon Haji di Bangsal Sewoko Projo Gunungkidul



Gb. Sebagian Jama'ah pengajain Syawalan
Acara Syawalan dan Pamitan Calon jama’ah Haji 1431 H berlangsung di bangsal Sewoko Projo Gunungkidul pada hari Kamis 23 September 2010 dengan acara inti Halal- bi halal dan pamitan haji .Walaupun cuaca hujan  tetapi ribuan jama’ah menghadiri pengajian ini sampai sekitar gedung Sewoko Projo penuh dengan peserta pengajian.
Setelah dibuka dengan gema wahyu illahi dilajutkan sambutan ketua PDM Gunungkidul bapak Asrofi Sag MA sekaligus menyampaikan ikror halal bi halal dari warga Muhammadiyah Gunungkidul khususnya dan umat Islam umumnya kepada bapak bupati dan wakil bupati Gunungkidul.Dalam sambutannya  tersebut bapak Asrofi Sag MA juga disampaikan perkembangan Muhammadiyah di Gunungkidul  termasuk perkembangan tanah wakaf yang diberikan warga  kepada persarikatan Muhammadiyah Gunungkidul.
Pamitan Haji diwakili oleh bapak Sukino Sag yang mewakili 185 calon haji Muhammadiyah Gunungkidul dari kecamatan NGLIPAR.Dalam kata pamitannya beliau minta do’a restu kepada seluruh jama’ah agar dari pemberangkatan sampai kepulangannya kembali selalu mendapat perlindungan dari Alloh SWT serta menjadi HAJI yang MABRUR.
Sambutan Pimpinan  Wilayah  Muhammadiyah  DIY disampaikan oleh Ketua PWM bapak Dr Agung Danarto Sag MA.Dalam sambutannya bapak Agung Danarto mengucapkan selamat atas terpilihnya bapak Profesor Dr  Sumpeno Putro MSc serta H .Badingah  menjadi bupati dan wakil bupati Gunungkidul periode 2010-2015.beliau juga menyampaikan kepada jama’ah bahwa sekitar 500.000 penggembira muktamar Muhammadiyah di Yogyakarta yang baru saja berlalu ,member kesan yang memuaskan atas pelayanan umat Muhammadiyah khususnya dan umat Islam pada umumnya di Yogyakarta kepada penggembira Muktamar Muhammadiyah.
Sambutan bapak bupati Gunungkidul bapak Profesor Dr Sumpeno Putro MSc yang pertama disinggung adalah permintaan maaf atas pelaksanaan yang kurang sempurna khusunya masalah konsumsi yang sangat sederhana dan beliau berjanji untuk tahun yang akan datang akan meningkatkan konsumsi peserta pengajian syawalan dan pamitan Haji.Selain menerima ucapan IKROR Halal bi halal juga menyampaiakn syukur atas  berangkatnya 185 calaon jama’ah haji Muhammadaiyah ke tanah suci tahun ini dan beliau berpesan agar bisa membawa nama baik Gunungkidul di tanah Suci serta  mendoakan agar menjadi haji yang MABUR.
Pengajian  pada acara Syawalan ini disampaiakan oleh bapak dr Taufiqurrahman Sp.S.Baliau menyampaikan bahwa antara Syawalan dengan pelepasan jama’ah Haji ada titik temu  pada peningkatan KETAQWAAN.Selain itu beliau menyampaiakn bahwa Romadlon dengan Haji ada beberapa kemiripan antara lain bila pada bulan Romadlon dan pelaksanaan jama’ah haji  banyak umat Islam yang rajin dan khsusuk beribadah tetapi setelah Romadlon dan pulang dari haji banyak yang sudah malas dan ogah-ogahan untuk beribadah, pada hal harapan dari Madrasah Romadlon dan Haji agar umat Islam menjadi uamt islam yang MUTAQIN artinya tetap Istiqomah atau ajeg melaksanakan ibadah dalam situasi apapun.selain itu juga di Indonesia ini Agama sepertinya sudah masuk ke Kapitalisme yang orientasinya adalah ekonomi. Terbukti hamper semua komponen dibulan Romadlon beramai-ramai melaksanakan kegiatan ibadah tetapi setelah bulan Romadlon habis ibadahnya juga habis bahkan ada yang melakukan kegiatan yang bertolakbelakang.Salah satu contohnya adalah perilaku para artis dan pemusik,bila Romadlon semua artis putrid yang tampil di TV maupun di public memakai pakaian yang menutup aurot tetapi setelah Romadlon selesai  pakaian yang menutup aurot tadi ditinggalkan begitu saja.Pemusikpun demikian pada bulan Romadlon beramai-ramai membuat  atau menciptakan music religious yang membuat pendengar atau pemeriksa mendekatkan diri pada Alloh SWT tetapi diluar Romadlon membuat atau menciptakan musi k yang mengajak pada kemasiatan.
Ustad dr Taufiqurrahman SpS juga “mempertanyakan” idealnya semakin banyak jama’ah haji di Indonesia ini  maka akan semakin banyak pula yang berimbas ketaqwaaanya tetapi kenyataanya  semakin banyak jama’ah haji keadaan umat Islam di Indonesia semakin hari semakin menurun kualitas ke Imanannya.Harapan beliau agar hal ini menjadi interopeksi kita bersama dan khususnya calon jamah haji 1431 H agar meluruskan kembali  niatan hajinya hanya untuk mencari Ridlo Alloh bukan karena  ingin disebut atau mendapat tambahan gelar Haji,atau untuk mencari  kekayaan atau menutupi  mengelabuhi kegiatan negative yang dilaksanakan di tanah air atau haji politik agar langkah-langkahnya mendapat simapti setelah mendapat gelar Haji.
Selain itu beliau juga menyinggung bahwa haji dari Indonesia sangat disenangi oleh para pedagang di Mekah sebab haji dari Indonesia  paling suka belanja di tanah suci melebihi haji-haji lainnya dari Negara lain.Diharapkan juga agar calon haji menghindari hal-hal yang membuat hajinya kurang Mabrur seperti marah. Nesu,eyel-eyelan dan bertengakr di tanah suci.
Dalam pengajian tersebut ustazd dr Taufiqurrahman SpS juga menyinggung agar kita berhati-hati sebelum bertindak maupun berucap sebab ada tiga hal yang bila sudah terjadi tidak dapat ditarik lagi yaitu : Batu yang sudah dilempar tidak dapat ditarik lagi,Ucapan yang sudah keluar serta waktu yang sudah berlalu  semuanya tidak dapat ditari kembali.
Diakhir Syawalan ditutup dengan do’a oleh ustazd Aang Dahlan MA dilanjutkan bersalam-salaman anatara jama’ah serta dengan calon jama’ah haji.
Demikian sekilas kegiatan Syawalan dan pamitan jama’ah calon haji di bangsal Sewoko Projo Gunungkidul.Semoga Alloh SWT selalu member kekuatan kepada kita Amien

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar